Berita Akademik

Kegiatan Akademik

STT Yestoya Gelar Kegiatan Akademik untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Teologi

Sekolah Tinggi Teologi (STT) Yestoya kembali mengadakan rangkaian kegiatan akademik yang bertujuan memperkuat kompetensi mahasiswa dalam bidang teologi, penelitian, dan pelayanan, di mana seluruh kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang komprehensif, memadukan teori akademik dengan praktik nyata di lapangan, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami doktrin dan prinsip-prinsip teologi secara mendalam, tetapi juga mampu mengaplikasikan wawasan tersebut dalam konteks pelayanan jemaat, pengajaran, dan kepemimpinan gereja yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Kegiatan akademik tersebut mencakup kuliah tamu, diskusi ilmiah, workshop metodologi penelitian, serta studi kasus pelayanan yang dihadirkan oleh para dosen berpengalaman dan praktisi gereja yang telah terbukti kompeten di berbagai bidang pelayanan, sehingga mahasiswa dapat belajar secara langsung mengenai dinamika pengajaran Firman, strategi pastoral, dan manajemen gereja yang efektif, sekaligus meningkatkan kemampuan berpikir kritis, analitis, serta kemandirian intelektual yang menjadi bekal penting bagi setiap calon pelayan Tuhan yang ingin berdampak signifikan di komunitas dan masyarakat luas.

Selain itu, STT Yestoya juga menekankan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan institusi gereja melalui proyek penelitian dan praktik lapangan, sehingga setiap kegiatan akademik tidak hanya berhenti pada teori, tetapi juga berujung pada aplikasi nyata, termasuk penyusunan program pelayanan, publikasi karya ilmiah, dan kegiatan sosial yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat, yang sekaligus membentuk karakter Kristiani yang matang, integritas yang tinggi, serta semangat pengabdian yang konsisten.

Melalui rangkaian kegiatan akademik ini, STT Yestoya menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan teologi yang berkualitas, relevan, dan responsif terhadap kebutuhan gereja serta tantangan zaman, sehingga mahasiswa yang lulus siap menjadi pelayan Tuhan yang cakap, visioner, dan mampu membawa perubahan positif baik di lingkungan gereja maupun masyarakat luas.

Artikel Terkait

Berita Terbaru