Profil Ketua STT Yestoya Malang
Tema: Dipanggil Untuk Melayani Diperlengkapi Untuk Memimpin
(Markus 10:45)
Pdt. Dr. Samuel Sianto, M.A, M.Th
Tempat Tgl Lahir : Situbondo, 07 Maret 1965
Nama Isteri : Dra. Ngirana Prima Wati M.Th
Anak & Mantu :
- Yoel Adino Octafian, M. Th
-
- Vike Felica, SM. M.Th. (mantu)
- Toef Samuel Sianto Del (cucu)
- Yulis Evangelista, B.BM
- Belinda Christina, BBM.
-
- Alvin Limy SH., LL. M. (mantu)
Riwayat Pendidikan :
- Sarjana Teknik (Ir) Institut Teknologi Nasional Malang
- Sarjana Pendidikan Agama (S.PAK) STIPAK Malang
- Sarjana Teologi(S.Th) STT Yestora Malang
- Master of Art (M.A) STA Jember
- Master Teologi (M.Th) STT I-3 Batu
- Doktor Ministry, HITS Tangerang
Riwayat Pelayanan & Organisasi:
- Ketua KD Pelayanan Anak Pentekosta (2007-2012)
- Sekretaris KP Pelayanan Remaja Pantekosta (2012-2014)
- Keua KD Pelayanan Usahawan Partekosta (2012-2015)
- Pengurus Yayasan Gloria, Tahun (2004-2011)
- Ketua STT Yestoya Malang Tahun (2004-2011), Tahun 2024-sekarang
- Katua Dewan Pembina STT Yestoys (2012-2024)
- Pembicara SKGI (Seminar Kesatuan Gereja-Gereja International) Bethany: Nginden Surabaya,2012
- Ketua Club Anti Stress
- Gembala Sidang Jemaat Gereje Bethany Yestoya Matang, Tahun 2015-sekarang
Yang terhormat,
- Para wisudawan dan wisudwati yang berbahagia,
- Bapak/Ibu keluarga yang hadir
- Dosen, staf, dan seluruh civitas akademika STT Yestoya,
- Dan semua yang hadir pada hari ini
Hari ini kita brkumpul untuk merayakan wisuda ke-XX STT Yestoya dengan tema "Dipanggil untuk Melayani,Diperlengkapi untu memimpin berdasarkan Markus 10:45. Tema ini sangat relevan dengan panggilan kita sebagai orang Kristen dan khususnya bagi para wisudawan dan wisudawati yang telah dipersiapakan untuk melayani dan memimpin di gereja dan masyarakat.
Markus 10:45 adalah bagian dari narasi Markus tentang perjalanan Yesus ke Yerusalem. Dalam konteks ini, yesus sedang berbicara tentang tujuan utama kedatangan-Nya ke dunia. Pelayanan-Nya yang paling besar adalah memberikan nyawa-Nya sebagai tebusan banyak orang.
Ayat ini terdiri dari dua bagian utama: “bukan untuk dilayani melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”
- Bukan untuk Dilayani, Melainkan untuk Melayani Yesus menunjukkan bahwa tujuan utama-Nya adalah untuk melayani, bukan untuk dilayani, ini menunjukkan bahwa pelayanan adalah inti dari panggilan kita sebagai orang Kristen
- Untuk Memberikan Nyana-Nya menjadi Tebusan bagi Banyak Orang: Yesus memberikan contoh pelayanan yang paling besar dengan memberikan nyawa-Nya sebagai tebusan bagi banyak orang. ini menunjukkan bahwa pelayanan yang sejati adalah pelayanan yang berkorban dan mengutamakan kebutuhan orang lain
Panggilan untuk Melayani
Sebagai orang Kristen, kita samua dipanggil untuk melayani seperti Yesus. Pelayanan bukan hanya tentang pekerjaan atau jabatan, tetapi tentang sikap hati dan tindakan kita sehari-han. Kita dipanggil untuk melayani dengan kasih, empati, dan pengorbanan mengikuti contoh yang telah diberikan oleh Yesus.
Panggilan untuk melayani adalah inti dari iman Kristen.Yesus sendiri menunjukan contoh pelayanan yang sempurna dengan memberikan nyawa-Nya sebagai tebusan bagi banyak orang. Sebagai pengikut Kristus kita dipanggil untuk melayani dengan kasih, empati, dan pengorbanan.
Diperlengkapi untuk Memimpin
Memimpin dalam konteks Kristen bukan tentang kekuasaan atau otoritas, tetapi tentang kemampuan untuk melayani dengan efektif dan mamimpin dengan kasih. Para wisudawan dan wisudawai telah diperlengkapi dengan pengetahuan, keterampilan dan karakter yang kuat untuk menjadi pemimpin yang melayani di gereja dan masyarakat.
Markus 10:45 menunjukkan bahwa pelayanan Yesus adalah pelayanan yang berkorban dan mengutamakan kebutuhan orang lain. Sebagai pengikut Kristus, kita di pangil untuk mengikuti contoh pelayanan Yesus dan menjadi berkat bagi orang lain.
Implikasi bagi Wisudaawan dan Wisudawati
Bagi para Wisudawan dan Wudawati, panggilan untuk melayani dan memimpin adalah panggilan yang mulia dan penuh tanggung jawab. Teruslah mencari Tuhan, belajar, dan bertumbuh dalam iman dan pelayanan. Jadilah pemimpin yang melayani dengan kasih, integritas, dan keberanian.
Kita semua dapat menjadi saksi Kristus di tengah-tengah kita, melayani dengan kasih dan memimpin dengan integritas Tuhan memberkat kita semua dan memberdayakan kita untuk menjadi berkat bagi orang lain.