Berita Akademik

Kunjungan Misionaris Jerman Pastor Michael Schneider

Kunjungan Misionaris dari Jerman ke STT Yestoya

Kunjungan Misionaris Jerman di STT Yestoya STT Yestoya kembali menerima kunjungan istimewa dari dua misionaris asal Jerman pada hari Senin, 14 Oktober 2025. Kunjungan ini menjadi momentum berharga dalam memperkuat hubungan antara lembaga pendidikan teologi di Indonesia dan mitra pelayanan internasional. Kedua misionaris tersebut, yaitu Pastor Michael Schneider dan Ibu Anna Müller, datang sebagai bagian dari program kerja sama pelayanan global yang berfokus pada pembinaan rohani dan pengembangan pendidikan teologi di Asia Tenggara.

Dalam sambutannya, Ketua STT Yestoya, Ev. Ir. Samuel Sianto, S.PAK., M.A., M.Th., menyampaikan rasa syukur atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa kerja sama lintas negara merupakan hal penting dalam memperluas wawasan teologi mahasiswa dan menumbuhkan semangat misi yang mendunia. “Kami percaya bahwa pelayanan Tuhan tidak dibatasi oleh bahasa maupun budaya. Kehadiran saudara-saudari seiman dari Jerman adalah wujud nyata tubuh Kristus yang satu,” ujarnya di hadapan civitas akademika STT Yestoya.

Dalam kunjungan tersebut, Pastor Schneider memberikan kuliah umum bertema “Faith and Mission in a Changing World” yang dihadiri oleh seluruh mahasiswa dan dosen. Ia berbagi pengalaman selama melayani di berbagai negara Eropa dan Asia, serta menekankan pentingnya ketulusan hati dalam melayani di tengah tantangan zaman modern. Sementara itu, Ibu Müller memberikan sesi khusus bagi mahasiswi STT Yestoya mengenai “Peran Perempuan dalam Pelayanan Misi Global”, yang disambut antusias dan penuh inspirasi.

Selain sesi akademik, kedua misionaris juga berkunjung ke asrama mahasiswa dan mengikuti ibadah komunitas kampus. Mereka mengaku terkesan dengan semangat pelayanan para mahasiswa dan suasana kekeluargaan yang kuat di lingkungan STT Yestoya. “Kami melihat hati yang sungguh-sungguh mencintai Tuhan dan sesama di kampus ini. Kami akan terus mendoakan agar STT Yestoya menjadi terang bagi bangsa,” tutur Ibu Müller di akhir kegiatan.

Sebagai bentuk kenang-kenangan, pihak STT Yestoya memberikan plakat simbol persahabatan kepada Pastor Schneider dan Ibu Müller, serta menandatangani nota kesepahaman awal untuk kerja sama dalam bidang seminar teologi daring dan pertukaran sumber daya pembelajaran. Acara kemudian ditutup dengan foto bersama seluruh civitas akademika di halaman kampus dengan penuh sukacita dan harapan akan kolaborasi yang berkelanjutan.

Kunjungan ini menjadi bukti nyata bahwa STT Yestoya tidak hanya berfokus pada pengajaran akademik, tetapi juga aktif membangun jejaring global yang memperkaya pengalaman rohani dan wawasan internasional mahasiswa. Diharapkan, kerja sama seperti ini terus berlanjut demi kemuliaan nama Tuhan dan kemajuan pendidikan teologi di Indonesia.

Artikel Terkait

Pembukaan Awal Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026

Kegiatan Akademik

Berita Terbaru